Opsi Tepat Antara Wallpaper vs Cat Dinding Untuk Hunian

Posted on

Untuk mempercantik tampilan interior sebuah hunian, dinding menjadi salah satu elemen penting yang tak bisa siapapun abaikan. Ada dua pilihan populer untuk mendukung tampilan cantik, yakni wallpaper dan cat dinding. Wallpaper vs cat dinding ini seringkali membuat bingung para pemilik rumah. Meski hasilnya bagus, namun karakteristik, baik dari nilai estetika, biaya, sampai dengan ketahanannya cukup berbeda.

Wallpaper vs Cat Dinding
Foto: Istimewa.

Lebih Menguntungkan Mana? Wallpaper vs Cat Dinding?

Jika membandingkan antara wallpaper dengan cat dinding tentu tidak hanya mengenai gaya saja. Ada banyak sekali faktor lain yang menjadi pertimbangan sebelum menentukan pilihan.

Nilai Estetika

Wallpaper menawarkan adanya beragam motif, tekstur, serta warna yang bisa penggunanya sesuaikan dengan tema ruangan. Bahkan, ada juga wallpaper motif 3D atau berbahan kain, sehingga bisa memberikan kesan mewah. Sementara itu, cat dinding bisa memberikan fleksibilitas dalam pemilihan warna dan bisa penggunanya kreasikan menggunakan teknik pengecatan tertentu, seperti gradasi, tekstur timbul, atau justru model cat dua warna.

Meski begitu, setiap motif pada wallpaper ternyata bisa membawa suasana berbeda. Terkadang, satu desain wallpaper bisa mengubah nuansa ruangan jadi jauh lebih hangat, klasik atau justru modern hanya dalam sekejap.

Biaya dan Efisiensi Anggaran

Selanjutnya mengenai wallpaper vs cat dinding, dari sisi biayanya sendiri, cat dinding biasanya cenderung lebih murah daripada wallpaper. Harga cat per liter dibanderol terjangkau dan bisa menjangkau area yang luas. Sementara wallpaper, pemasangannya sendiri justru membutuhkan biaya tambahan sebab memerlukan keterampilan khusus agar tetap rapi.

Jika pengguna menginginkan wallpaper untuk dipasang di dinding, maka harus mengeluarkan sedikit lebih banyak dana demi mempertahankan keindahan interior. Terutama ketika melihat dinding dengan hiasan motif indah, maka pasti rasa puas muncul seketika.

Ketahanan dan Perawatan

Ketahanan pada wallpaper bahkan bisa mencapai 5-10 tahun, tergantung pada kualitas bahan serta perawatannya. Ada beberapa jenis wallpaper tahan terhadap air dan noda, ini sangat cocok untuk area dapur atau kamar anak-anak. Sementara cat dinding, meski mudah untuk penggunanya perbarui, tapi tetap rentan terhadap noda dan bisa mengelupas dari waktu ke waktu.

Meski begitu, cat dinding punya keunggulan lebih baik dibandingkan wallpaper dari segi perbaikan. Jika terjadi kerusakan, pengguna cukup mengecat ulang permukaan. Tidak seperti wallpaper yang harus diganti secara keseluruhan.

Proses Pemasangan dan Penggantian

Melihat dari proses pemasangannya, cat dinding cenderung lebih praktis. Pengguna hanya cukup memakai kuas atau roller untuk mengaplikasikan cat ke dinding. Prosesnya sendiri selesai dalam waktu singkat. Sedangkan wallpaper membutuhkan ketelitian lebih dalam mengenai cara memasangnya supaya tidak ada gelombang atau gelembung udara pada permukaan dinding interior.

Nah, bagi pengguna yang suka mengganti tampilan rumah secara berkala, ada baiknya menggunakan cat agar lebih fleksibel. Akan tetapi, jika ingin tampilan eksklusif dan tahan lama, gunakan wallpaper dinding sebagai pilihannya.

Lantas, Kapan Sebaiknya Memilih Wallpaper?

Nah, wallpaper bisa jadi pilihan ideal ketika pengguna ingin menciptakan kesan tematik, mewah, dan juga berbeda. Ruangan seperti ruang tamu, kamar utama, atau ruang makan bisa jadi tempat terbaik untuk memasang wallpaper motif elegan.

Selain itu, pengguna juga harus tahu kalau wallpaper punya beragam jenis. Mulai dari jenis vinyl tahan air, sampai dengan tekstil yang bisa menyerap suara. Jika ingin suasana ruangan tenang dan tidak monoton, maka bisa pilih wallpaper sebagai desain dinding.

Jika melihat dari video Instagram @signealiving, pemilik rumah menggunakan wallpaper bahan tekstil untuk ruang keluarga. Ada motif bunga klasik dengan warna lembut mampu menghadirkan suasana hangat dan juga menenangkan. Selain itu, suara bising dari luar cukup teredam sejak pemasangan wallpaper dilakukan. Sebaliknya, di dalam kamar tidur anak digunakan wallpaper vinyl bermotif kartun karena mudah dibersihkan ketika terkena noda. Pilihan ini akhirnya jadi opsi praktis, terutama karena anak-anak sering bermain menggunakan tangan yang tidak selalu bersih. Perubahan suasana ruangan juga terasa sangat nyata, jadi jauh lebih hidup namun tetap nyaman dipandang setiap harinya.

Penggunaan Cat Dinding

Sementara itu, cat dinding bisa pengguna pakai di area dengan aktivitas tinggi seperti dapur, kamar anak remaja, hingga lorong. Adanya kemudahan dalam mengecat ulang ini bisa menjadikan cat sebagai opsi tepat dan praktis ketika terjadi kerusakan atau noda. Selain itu, bagi pecinta gaya minimalis atau skandinavia, cat dinding warna netral juga bisa memberikan kesan bersih dan juga luas di ruangan.

Menentukan pilihan antara wallpaper vs cat dinding harus didasari oleh kebutuhan ruang, anggaran, dan juga gaya hidup. Wallpaper sangat unggul mengenai tampilan dan daya tahannya, namun memang perlu biaya serta perawatan ekstra yang lebih. Sementara cat dinding jauh lebih ekonomis dan fleksibel. Perawatannya tidak seekstrim wallpaper, tapi harus rutin agar kualitas warna catnya tetap terjaga. Tidak ada pilihan mana yang bagus dan buruk, hanya saja pengguna harus tahu cara agar dinding bisa menciptakan rasa nyaman, memperkuat karakter ruangan, serta menjadikannya sebagai tempat menyenangkan untuk melepas lelah. Setiap sudut rumah akan menyimpan cerita dan dinding jadi salah satu bagian dari cerita tersebut. /ame